Jeneponto, Metropol – Gedung DPRD Kabupaten Jeneponto, dipadati pengunjuk rasa dari kelompok koalisi mahasiswa dan pemuda serta Gerakan Aksi Mahasiswa (GAM) dan Persatuan Pemuda Jeneponto (PPJ), yang di pimpin oleh Pandu Winata, sebagai jenderal lapangan, Senin (18/1).

Aksi unjuk rasa dilakukan oleh GAM dan PPJ ini, disebabkan adanya dugaan korupsi tahun 2015 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sebesar Rp. 15,9 milyar, yang sampai sekarangbelum ada Laporan Pertanggung Jawabannya (LPJ), ke Dinas PPKA Jeneponto,” tutur Pandu Winata.

H. Salingringi dari Fraksi PDIP selaku tim penerima aspirasi, melihat kedatangan aksi pengunjuk rasa, langsung disambut bersama beberapa anggota Dewan lainnya, untuk mendengar aspirasi yang ingin disampaikan oleh para pengunjuk rasa.

Usai membacakan aspirasi di DPRD, para pendemo lanjut ke kantor Kejaksaan Negeri Jeneponto. Untuk mengutarakan ke Kepala kejaksaan negeri, Darmuki, SH, MH., beberapa dugaan korupsi di RSUD Lanto Daeng Pasewang, diantaranya belanja operasional sebesar Rp. 6,6 milyar, belanja BPJS Rp. 6,7 milyar, belanja jasa perawatan pasien umum Rp. 139 juta, belanja Jamkesda Rp. 2,4 milyar.

Pandu Winata selaku pimpinan pengunjuk rasa, menyampaikan ke Kepala Kejaksaan Negeri Jeneponto, “bahwa semua yang kami sampaikan ini, adalah berdasarkan hasil temuan pemeriksaan Inspektorat Kab. Jeneponto, Yusuf Pakihi”. Ungkapannya ke Metropol ketika di temui saat aksi demo.

Sebelum bubar aksi demo, Pandu Winata selaku pimpinan aksi, membacakan pernyataan sikap:

1. Mendesak Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar agar mencopot direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang, dr. Iswan Sanabi, bendahara pengeluaran RSUD Jeneponto, Kaharuddin. Dan copot semua PPTK di RSUD Jeneponto.
2. Mendesak Kepala Kejaksaan Negeri, melakukan penyelidikan terhadap indikasi korupsi di rumah sakit Jeneponto.
3. Mendesak DPRD Jeneponto, untuk segera memanggil semua stake holder yang terkait dan segera membentuk ‘Pansus’ adanya indikasi korupsi di RSUD Jeneponto, dan secepatnya membawa ke ranah hukum.

(Muhammad Arief)

KOMENTAR
Share berita ini :