Koordinator Pengkajian Kebijakan Daerah DPP Gappembar Supriato.
Barru, NewsMetropol – Dewan Pimpinan Pusat Gabungan Pemuda Pelajar Mahasiswa Barru (DPP Gappembar) angkat bicara soal kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan salah seorang oknum pejabat di Barru.
Perwakilan DPP Gappembar Suprianto yang selaku Koordinator pengkajian kebijakan daerah DPP Gappembar mengatakan, seperti yang sudah diketahui bersama kasus yang sangat tak terpuji tersebut dilakukan oleh oknum pejabat dilingkup Pemkab Barru kepada bawahannya beberapa bulan kemarin yang sampai detik ini tak kunjung ada penyelesaiannya.
Selain itu, Suprianto juga menyoroti akses jalan penghubung Pekkae – Barru dengan Kaupaten Soppeng yang rusak parah, tepatnya di Ele, Desa Lompo Tengah Tanete Riaja dan Desa Tellumpanua, Kecamatan Tanete Rilau, yang tak kunjung dikerjakan.
Menurut Suprianto, jalanan tersebut sudah beberapa bulan terakhir ini mengalami kerusakan parah dan sangat berdampak kepada aktivitas masyarakat Kabupaten Barru di dua kecamatan yakni Kecamatan Tanete Riaja dan Kecamatan Puajananting.
“Kami dari DPP Gappembar mewakili seluruh aspirasi masyarakat Kabupaten Barru sangat kecewa dengan kebijakan Pemkab Barru atas kasus pelecehan seksual oknum pejabat yang tak kunjung diselesaikan dan kerusakan parah jalanan poros Barru – Soppeng yang tak kunjung diperbaiki dan dikerjakan”, sebut Suprianto dalam rilisnya, pada Jumat malam (14/5).
Lanjut Mahasiswa yang akrab disapa Vanto tersebut menegaskan jika dalam waktu dekat ini tak ada tindak lanjut dari pihak yang berwenang atas kasus dan kerusakan jalanan tersebut maka DPP Gappembar akan mengadakan aksi demonstarasi.
“Kasus pelecehan tersebut sangat mencoreng nama baik Pemkab Barru yang seharusnya segera ditindak lanjuti oleh pimpinan Pemerintah Kabupaten Barru, adapun akses jalanan rusak yang sangat meresahkan masyarakat serta para pengguna jalanan tersebut seharusnya mendapat perhatian lebih dari pimpinan Pemkab Barru untuk mendesak pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) agar secepatnya diperbaiki dan dikerjakan, namun jika dalam waktu dekat ini tak ada penyelesaian kasus tersebut dan pengerjaan jalanan rusak parah itu maka kami dari DPP Gappembar yang mewakili aspirasi dan keresahan masayarakat akan menggelar aksi demonstrasi,” tutupnya.
(Red)
