Sukabumi, Metropol – Demi kemanusiaan Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Sukabumi  berencana akan  memberi perhatian orang gila diwilayah kota Sukabumi, selain demi menjaga keindahan kota dan keresahan warga, disisi lain mereka juga  seorang manusia yang patut diperhatikan.

“Pemkot juga sudah berkoordinasi dengan Dinsos Kabupeten Sukabumi, karena mereka terlebih dahulu terjun mencari upaya mengurus orang gila yang liar dijalan,” kata Deden Solehudin Kadinsostek Kota Sukabumi. Usai mengikuti Paripurna di DPRD Kota Sukabumi, Jum’at (6/2/2015).

Lebih lanjut dikatakan, “upaya ini juga sudah mendapat persetujuan Walikota Sukabumi, meski baru secara lisan, memang tempat penampungan dimiliki Pemkot, namun akan kita kirim disebuah yayasan mentari kasih didaerah Tasikmalaya,” ungkapnya.

“Kami akan survey dulu tempat penampungan dan pengobatan di daerah Tasik, namun sebelumnya kita mandikan kita pangkas rambutnya agar bersih di tempat sementara,” tuturnya.

Deden menjelaskan, Kadinsos saat ini sedang mempersiapkan seperti inventarisir orang gila yang berkeliaran dijalan di kota Sukabumi, “kami kerjasama dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial untuk melakukan pemotretan orang gila, minggu ketiga bulan ini sudah selesai,” jelasnya.

Perlu diketahui, data yang dimilki oleh Dinsos Kota Sukabumi jumlah Gepeng sebanyak 196 orang. Anak Jalanan 325 orang, wanita rawan sosial ekonomi  sebanyak 1331 orang. Sedangkan orang gila yang berkeliaran belum terdata.

“Pemkot ingin mereka semua by name by address, jadi jelas untuk dilakukan pembinaan dan penyuluhan nantinya,” pungkasnya. (Dedi Hendra)

KOMENTAR
Share berita ini :