Ilustrasi sembako. Dok. MP

Donggala, Metropol – Lonjakan harga ko­moditi di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Donggala sampai hari ke Empat Ramadhan 1437 Hijriah masih terbilang stabil. Dari sejumlah komoditi yang diduga mengalami lonjakan signifikan masih dalam takaran harga yang stabil kecuali gula pasir di pasaran mengalami peningkatan harga dari Rp. 12.500 naik mencapai Rp.16 ribu sampai Rp. 17 ribu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menegah, Kabupaten Donggala, H Pattakali, SE, MM kepada awak media, di ruang kerjanya, Kamis (9/6).

Menurut Pattakali, menjelang Ramad­han 1437 H, sampai hari ke empat, Dinas yang di pimpinnya terus memantau perkembangan harga guna mengetahui harga sejumlah komoditi yang mengalami lonjakan harga jelang lebaran Idhul Fitri.

Dengan pemantauan lonjakan harga sejumlah komoditi tersebut, rencanan­ya Dinas Koperasi UKM membuka pasar murah untuk mengimbangi harga komoditi yang di duga akan mengalami lonjakan harga yang signifikan diantaranya gula pasir, terigu, bawang merah, minyak goreng dan beberapa komoditi lainnya.

Untuk tahun 2016 ini, Dinas Komperasi UKM Donggala, meng­gandeng Badan Usaha Milik Nega­ra (BUMN) yakni Bulog dan Peru­sahaan Perdangan Indonesia (PPI) Sulawesi Tengah untuk menggelar pasar murah yang rencananya akan di mulai tanggal 13 atau tanggal 14 Juni mendatang.

“Untuk mengansipasi lonjakan harga komoditi di pasaran pemer­intah hanya dapat mengelar pasar murah untuk mengimbangi harga pasaran karena pemerintah tidak dapat mengintervensi lonjakan harga komoditi di pihak perusah­an atau di tingkat petani karena lonjakan harga terjadi disebabkan mekanisme pasar dan bersarnya permintaan konsumen. Kecuali dalam tata niagan, pemerintah berhak untuk melakukan penga­wasan,” jelas Pattakali.

Sampai dengan hari ke empat Ramadhan berdasarkan peman­tauan Dinas Koperasi UKM, pasar Labuan terbilang sangat ramai baik pengunjung maupun pedangang yang menjajahkan dagangannya di banding sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Donggala.

(Robby/*)

KOMENTAR
Share berita ini :