Lokasi PT Wakatobi Dive Resort (WDR). Foto: Dok. MP.

Wakatobi, Metropol – Petugas Balai Taman Nasional (BTN) Wakatobi diusir oleh pihak PT. Wakatobi Dive Risort (WDR), saat petugas BTN Wakatobi membawa surat pelayangan peringatan eksploitasi pasir.

“Tadi petugas saya ke WDR untuk bawa surat pelayangan peringatan eksploitasi tapi mereka tidak diberikan akses,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III Tomia, Chris Awang kepada Metropol, Rabu (19/4).

Bahkan lebih paranya, surat yang dibawa oleh petus BTN Wakatobi ini tidak diterima oleh pihak WDR.

“Mereka tidak terima surat kami, malahan mereka suruh petugas kami kembali dengan surat,” ungkapnya

Dikatakan Chris, penolakan dan pengusiran terhadap petugas BTN Wakatobi ini, sudah terjadi sebanyak tiga kali, sehingga hari ini pihaknya kembali mengirim surat tersebut melalui via email.

Chris mengatakan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan alat bukti terkait pelanggaran yang dilakukan WDR, namun arogansi dan tertutupnya pihak WDR menghambat proses penyelidikan penyidik BTN Wakatobi.

Menurut Chris, eksploitasi pasir yang dilakukan PT. WDR tidak bisa ditolerir karena mereka mengambil pasir untuk kepentingan bisnisnya.

“Kalau masyarakat lokal yang ambil untuk membuat rumah, kami masih tolerir karena skala kecil tapi ini skala besar. Dia merusak tempat lain untuk memperindah lokasi bisnisnya,” tegasnya.

Pihaknya akan kembali berkoordinasi dengan Kepala BTN Wakatobi terkait langkah yang akan diambil selanjutnya.

Ia pun berharap Pemda Wakatobi juga bisa proaktif untuk melihat persoalan ini agar masalah ini bisa secapatnya terselesaikan.

(Amran/MD)

KOMENTAR
Share berita ini :