20201109_222427

Jakarta, NewsMetropol – Tokoh Masyarakat Sulsel di Jakarta, Syarifuddin Daeng Punna, meminta penyelenggaraan debat kandidat dilaksanakan secara virtual.

Hal tersebut kata dia, dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antar pendukung.

“Saya berharap agar KPUD Kota Makassar mempertimbangkan secara baik untuk menyelenggarakan debat episode kedua kandidat Walikota dan Wakil Walikota Makassar, guna mengantisipasi terjadinya pelanggaran protokol kesehatan covid 19 dan mewaspadai adanya provokator yang ingin membenturkan antar pendukung Calon Walikota Makassar,” ujar pria yang sering disapa SaDaP ini.

Seyogyanya lanjut SaDaP, acara debat dilaksanakan secara virtual, yang dikemas dalam bentuk bincang-bincang visi misi sehingga terlihat lebih memunculkan suasana yang bersahabat.

“Para kandidat bisa hadir dengan membawa beberapa orang saja, diantaranya LO dan timses yang direkomendasikan sehingga tidak ada pengerahan massa, dan bagi para simpatisan bisa menyaksikan secara langsung melalui webinar atau siaran TV yang akan menayangkan,” tambah SaDaP.

Menurutnya, debat kedua nantinya harus lebih baik dengan menghindari pertanyaan yang mengarah pada personal kandidat.

“Ini demi menjaga situasi politik agar tetap adem,” imbuhnya.

SaDaP menyarankan kepada para kandidat untuk menyampaikan kepada Tim Sukses dan pendukungnya agar memfungsikan posko pemenangannya sebagai tempat pelaksanaan nonton bareng.

“Silahkan berimprovisasi tapi jangan sampai terpancing dengan ulah segelintir orang yang ingin mengacaukan Makassar. Oleh sebabnya KPU dan Bawaslu melakukan kordinasi dengan paslon untuk langkah langkah teknis dalam menyambut debat yang kedua nantinya saya yakin ke 4 para calon pasti setuju sebab semua calon sama mencintai kedamaian dan putra terbaik Makassar,” tutup SaDaP.

(Red)

KOMENTAR
Share berita ini :