Sosialisasi Narkoba

Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, SH.SIK.M.Si.,didampingi  Kasat Narkoba IPTU Theodorus Echeal Setiyawan, SIK., Penanggungjawab Klinik BNNK Bone dr. Karlina Budiman, dan Kasi Rehabilitasi BNNK Bone Sapitri SKM, MA., Senin (30/7).

Bone, NewsMetropol – BNN Kabupaten Bone dan Polres Bone menyelenggarakan sosialisasi dan penyuluhan bahaya Narkoba kepada para pelajar SMA, SMK dan MAN di Aula Polres Bone, Senin (30/7).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, SH.SIK.M.Si., yang dihadiri kurang lebih 200 siswa dari 15 sekolah di wilayah Hukum Polres Bone dalam rangka Operasi Antik 2019.

Turut hadir Kasat Narkoba IPTU Theodorus Echeal Setiyawan, SIK., Penanggung jawab Klinik BNN Kabupaten Bone dr. Karlina Budiman, Kasi Rehabilitasi BNN Kabupatenn Bone Sapitri SKM, MA., dan para pendamping sekolah.

Baca Juga:  Pimpin Rakor Lintas Sektoral Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026, Kapolda Jatim Tekankan Sinergi Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri

Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, S.H, S.IK, M.Si., mengajak semua elemen dan stakeholder serta pelajar untuk tidak terjerumus dalam penyalahgunaan Narkoba yang sangat membahayakan nyawa generasi.

\Menurutnya, bahwa kekuatan masyarakat yang dibutuhkan untuk melawan penyalahgunaan Narkoba, karena Narkoba sangat besar bahayanya melebihi korupsi dan terorisme.

“BNN Daerah dan Kepolisian sudah bersusah payah melakukan pencegahan peredaran Narkoba,” katanya.

Kapolres Bone mengatakan, pengguna Narkoba kebanyakan perempuan dan sudah masuk ke pelosok-pelosok desa penyebarannya, pengaruh Narkoba sangat besar penyebarannya dan menyasar kalangan pelajar. Bahkan narapidana yang ada di Nusakambangan masih aktif dalam pengendalian pengedaran Narkoba.

“Dengan dilaksanakan penyuluhan tentang Bahaya Narkoba untuk memberikan pemahaman pentingnya pencegahan penyalahgunaan Narkoba terhadap pelajar,” jelasnya.

Baca Juga:  Arus Penyeberangan di Merak, BBJ dan Ciwandan Terpantau Lancar

Sebagai testimoni dalam kegiatan menghadiri Andi Fadel Muhammad yang beralamat di BTN Pepabri, Jln. A. Samballoge Baru adalah mantan pengguna Narkoba kurang lebih 9 tahun yang direhabilitasi kurang lebih 1 tahun di BNK Baddoka Makassar.

Andi Fadel mengatakan, merasakan Narkoba itu tidak ada manfaatnya, karena sekali coba mau lagi bahkan menguras harta benda.

“Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya lebih banyak refresing,” pungkasya.

(Syahrir)

KOMENTAR
Share berita ini :