Direktur Polair Polda Sultra, Kombes Pol Andi Anugrah bersama Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Butur  Ir. Budianti Kadidaa, M.Si dan jajaranya

Kendari, Metropol – Direktorat Polisi Perairan (Ditpolair) Polda Sultra menyambut baik upaya Dinas Perikanan Kabupaten Butur guna melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap nelayan dan warga pesisir di Kabupaten Butur.

“Kami akan dukung program Dinas Perikanan Butur dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan maupun warga pesisir,” ujar Direktur Polair Polda Sultra, Kombes Pol Andi Anugrah kepada Metropol di Mako Polair, Kamis (23/3) kemarin.

Kata dia, upaya mengeleminir ataupun menghilangkam perilaku penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan mesti diselelesaikan secara komprehensif karena motivasi  perilaku nelayan yang tidak terpuji itu juga dilatar belakangi oleh berbagai alasan.

“Itu tidak semata-mata karena tuntutan perut mereka,” katanya lagi.

Oleh karena itu, kata dia, pendekatan hukum bukanlah satu-satunya cara untuk menyadarkan pelaku ilegal fishing. Menurutnya, banyak pendekatan yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan klasik tersebut tetapi terlebih dahulu harus diketahui karateristik sosial budaya maupun kultur dari para nelayan tersebut.

“Kita harus lebih dahulu tahu sosiologinya, antropologinya sehingga kita dapat menemukan formulasi yang tepat untuk menghilangkan kebiasaan buruk nelayan itu,” jelas Andi Anugrah.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Butur  Ir. Budianti Kadidaa, M.Si. kepada Metropol mengatakan, kesiapan Ditpolair dalam mendukung program yang digagasnya merupakan suatu hal positif dan diyakini dapat mereduksi perilaku ilegal fishing di wilayahnya.

“Selama kami kerja sendiri,  kami akui bahwa praktek pengeboman maupun pembiusan masih saja terjadi,” katanya.

Pihaknya berharap sinegitas antara Direktorat Polair Sultra dengan Dinas Perikanan Butur dalam mereduksi perilaku Ilegal Fishing di Butur dapat berjalan baik.

“Saya yakin, keterlibatan pihak Polair dalam kegiatan kami, merupakan solusi yang baik dalam membina nelayan maupun masyarakat kami yang ada dipesisir,” jelas Budianti.

(Tim Metropol)

KOMENTAR
Share berita ini :